Redaksi
Sabtu, 21 Mar 2026
  • TIMES NEWS MERUPAKAN PORTAL BERITA YANG BERKANTOR DI PROVINSI ACEH. TIMES NEWS ACEH MENERIMA SISWA JURNALIS MAGANG INFO LEBIH LANJUT 0852 6071 7323 (WA)
20 Maret 2026

Harga Daging Meugang Tembus Rp200 Ribu per Kilogram di Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 Kategori : Aceh

ACEH — Harga daging sapi pada tradisi Meugang menjelang idul Fitri 1447 Hijriah melonjak di sejumlah wilayah Aceh.

Di pasar Ulee Glee Kabupaten Pidie Jaya, harga penjualan menembus Rp200 ribu per kilogram.

“Hari ini harga daging sapi kita jual Rp200 ribu per kilogram,” kata salah seorang pedagang daging meugang, di Pasar Ulee Glee Kabupaten Pidie Jaya, Jum’at (20/3/26).

Kenaikan tersebut cukup signifikan dibanding hari biasa yang berada di kisaran Rp180 ribu per kilogram. Lonjakan dipengaruhi tingginya permintaan masyarakat yang ingin menyambut lebaran, sementara stok ternak terbatas.

Meugang merupakan tradisi memasak dan menyantap daging bersama keluarga, pedagang musiman tampak berjejer di sepanjang jalan pasar ulee glee, memotong ternak dan melayani pembeli.

“Meski harga tinggi, antusiasme masyarakat tetap besar. Lokasi penjualan terlihat ramai oleh warga yang ingin membawa pulang daging untuk keluarga,” ujarnya.

“Walaupun sedikit, kami orang tua tetap harus beli untuk dibawa pulang. Tidak harus banyak, yang penting ada meskipun setengah kilogram,” kata salah satu pembeli.

Ia menambahkan, tingginya harga tidak menyurutkan minat warga. Meugang dinilai sebagai momen sakral yang sudah menjadi bagian dari tradisi tahunan.

“Tadi saya lihat cukup ramai masyarakat yang membeli daging. Karena ini meugang, jadi walaupun mahal masyarakat sudah terbiasa, memang setiap tahun seperti ini,” demikian ujarnya.

Tradisi meugang merupakan warisan budaya masyarakat Aceh yang dilaksanakan menjelang Idulfitri.

Momentum ini identik dengan memasak serta menyantap daging bersama keluarga, sekaligus menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur masyarakat Aceh.

Writter : Roby | Editor: Mirza

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar