Bireuen – Ulama kharismatik Aceh sekaligus Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman (MRB), Tgk. H. Muhammad Ali atau yang lebih dikenal dengan Abu Paya Pasi, mengisi mimbar khutbah Jumat di Masjid Al Falah Namploh,Kecamatan Samalanga, kabupaten Bireuen. Jum’at (1/5/26).
Kedatangan Abu Paya Pasi di sambut hangat dan penuh khidmat oleh Imum Syik Masjid Al Falah Namploh Samalanga Tgk. Fajri, S.Ag.,M.H, di dampingi Tgk. Muhammad Iskandar ,S.Sos.I Pengurus Badan Kemakmuran Masjid dan Ketua Remaja Masjid Tgk.Habibi Aksury serta seluruh anggota dan jamaah masjid.
Dalam khotbahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga kemurnian akidah di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Imam besar Masjid Baiturrahman ini menggarisbawahi bahwa Tauhid Ahlussunnah wal Jamaah adalah pondasi utama yang tidak boleh goyah.
Beliau menjelaskan bahwa kesadaran akan sifat Allah yang wujud (ada) tanpa permulaan dan tanpa akhir harus menjadi pengingat bagi setiap Muslim akan kelemahannya di hadapan Sang Pencipta.”Manusia itu bersifat mungkin, bisa ada dan bisa tiada.
Kesadaran ini harusnya membuat kita rendah hati dan sepenuhnya berserah diri kepada kehendak Allah,” ujar Abu Paya Pasi di hadapan ribuan jemaah yang memadati masjid.
Kehadiran sosok berpengaruh yang baru saja dikukuhkan sebagai Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada Agustus 2025 lalu ini menarik perhatian besar warga Samalanga dan sekitarnya.
Selain materi khotbah yang mendalam, kehadiran beliau juga menjadi ajang silaturahmi antara ulama dan masyarakat di “Kota Santri” Samalanga.
Abu berpesan kepada Jamaah untuk bertaqwa kepada Allah, karena dengan kita bertaqwa kepada Allah Bahagia hidup di dunia, dan mendapat kemenangan di Akhirat.
Kuatkan Akidah dengan Menjadikan tauhid sebagai benteng dari berbagai penyimpangan akidah, merenungi asal-usul manusia untuk menumbuhkan rasa syukur kepada Al-Khaliq, serta menekankan pentingnya persatuan di bawah bimbingan para ulama untuk menjaga syariat Islam di Aceh.
Dalam acara tersebut Wagub Aceh Fadhlullah, SE turut hadir dan melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Al Falah Namploh Samalanga bersama masyarakat setempat.
Silaturrahmi Wagub Aceh ke Masjid Al Falah Namploh Samalanga bagian dari pada mempererat hubungan antara ulama dan umara dalam mendukung pembangunan Aceh yang berlandaskan nilai nilai-nilai keislaman.
Dalam suasana yang dengan keakraban dan harmonis, pertemuan juga diisi dengan dialog mengenai peran ulama dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Fadhlullah menegaskan, sinergi antara pemerintah dan ulama merupakan pilar penting dalam mewujudkan Aceh yang damai, religius dan berkelanjutan.
“Peran Ulama sangat strategis dalam membimbing masyarakat, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta menjaga persatuan.” ujarnya.
Ia menambahkan pemerintah Aceh akan terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan para ulama dalam berbagai aspek pembangunan daerah.
Silaturrahmi ini juga diharapkan semakin memperkuat hubungan ulama dan umara, sehingga tercipta sinergi yang kokoh menuju Aceh yang maju dan sejahtera.
Acara berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan penghormatan tinggi masyarakat Aceh khususnya masyarakat namploh Samalanga terhadap ulama kharismatik mereka.
Sebagai Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman yang baru, jadwal safari dakwah Abu Paya Pasi ke berbagai daerah di Aceh terus dinantikan sebagai sumber ilmu dan penyejuk hati bagi umat. (Red)
Tinggalkan Komentar