BANDA ACEH – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Samalanga (IPPSM) Banda Aceh bersiap menyambut babak baru kepengurusan.
Setelah sempat mengalami kekosongan kepemimpinan sejak berakhirnya periode kepengurusan pada tahun 2022, jajaran mantan ketua IPPSM akhirnya mengambil langkah taktis untuk segera menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES).
Keputusan ini lahir dalam pertemuan yang berlangsung khidmat di Bintang Kupi, Jumat malam (21.00 WIB s.d. selesai). Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh sentral yang pernah menahkodai IPPSM, di antaranya Zulfan Fikri, SE, Mirza Putra, SKM, Subhan, A.Md, serta komunikasi intensif dengan mantan ketua lainnya seperti Ikram dan Thata Mandala Putra. Ujar Fadlul Akbar kepada tim redaksi, Sabtu (2/5/26).
MUBES Momentum “Saweu Gampong”
Salah satu poin krusial yang disepakati dalam pertemuan tersebut adalah lokasi dan waktu pelaksanaan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, MUBES kali ini akan dilaksanakan di kampung halaman, tepatnya di Aula Kantor Camat Samalanga. Tambahnya.
Pemilihan waktu pun dirancang strategis, yakni bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Pertimbangan utamanya adalah momentum mudik, di mana mayoritas mahasiswa asal Samalanga dan Simpang Mamplam dipastikan berada di gampong (desa).
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan keterlibatan seluruh elemen mahasiswa secara maksimal.
Transparansi Penjaringan Calon Ketua
Panitia Bersama yang terdiri dari para alumni dan mantan ketua menegaskan bahwa proses pemilihan akan dilakukan secara terbuka dan demokratis.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya tanpa ada yang ditutup-tutupi bagi seluruh mahasiswa asal Samalanga dan Simpang Mamplam yang ingin mencalonkan diri maupun dicalonkan untuk memimpin IPPSM ke depan,” tegas perwakilan mantan ketua dalam pertemuan tersebut.
Untuk menahkodai kepanitiaan pelaksanaan MUBES ini, para mantan ketua sepakat memberikan kepercayaan penuh kepada Fadlul, Ketua IPPSM periode 2021-2022. Fadlul Akbar sendiri telah menyatakan komitmen dan kesanggupannya untuk menjalankan tugas transisi ini hingga lahirnya nakhoda baru.
Kata Fadlul Akbar, Mengenai operasional kegiatan, panitia telah merancang skema pendanaan yang bersifat kolektif dan mandiri. Sumber dana utama akan digalang melalui swadaya para alumni serta dukungan dari tokoh masyarakat Samalanga yang peduli terhadap keberlangsungan organisasi mahasiswa ini.
Dengan semangat kebersamaan, MUBES IPPSM kali ini bukan sekadar ajang pemilihan ketua baru, melainkan momentum mempererat silaturahmi antar generasi mahasiswa Samalanga di perantauan. Tutup Fadlul. (Red)
Tinggalkan Komentar