Redaksi
Kamis, 19 Mar 2026
  • TIMES NEWS MERUPAKAN PORTAL BERITA YANG BERKANTOR DI PROVINSI ACEH. TIMES NEWS ACEH MENERIMA SISWA JURNALIS MAGANG INFO LEBIH LANJUT 0852 6071 7323 (WA)
18 Maret 2026

Pemkab Bireuen Kucurkan 1,59 Milyar untuk Insentif Pimpinan dan Guru Dayah

Rabu, 18 Maret 2026 Kategori : Bireuen

BIREUEN — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan dayah dengan menyalurkan insentif kepada pimpinan dan guru dayah di seluruh wilayah kabupaten.

Di tengah kondisi pasca musibah banjir yang sempat melanda sejumlah kawasan di Bireuen, perhatian pemerintah terhadap para pendidik dayah tidak surut. Momentum ini justru dimanfaatkan sebagai bentuk penguatan moral serta dukungan nyata bagi para ulama dan tenaga pendidik yang tetap istiqamah membina generasi santri di tengah keterbatasan.

Berdasarkan data resmi, sebanyak 173 pimpinan dayah menerima insentif masing-masing sebesar Rp3 juta. Sementara itu, 715 guru dayah memperoleh Rp1,5 juta per orang.

Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp1.591.500.000, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen Tahun 2026.

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk penghormatan terhadap peran strategis dayah dalam membangun karakter dan akhlak masyarakat.

“Di tengah ujian banjir yang kita hadapi, para pimpinan dan guru dayah tetap berada di garda terdepan dalam mendidik generasi. Ini adalah bentuk apresiasi dan komitmen kami untuk terus hadir bersama mereka,” ujar Mukhlis.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Anwar, S.Ag, M.A.P, menyampaikan bahwa keberlanjutan pendidikan dayah menjadi prioritas utama, terutama dalam kondisi pasca bencana.

Menurutnya, sejumlah dayah turut terdampak banjir, baik dari sisi sarana prasarana maupun aktivitas belajar mengajar. Meski demikian, semangat para guru dan santri tidak pernah surut.

“Insentif ini diharapkan menjadi penyemangat bagi pimpinan dan guru dayah agar terus berkhidmat. Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat dayah sebagai pilar pendidikan Islam dan benteng moral masyarakat Bireuen,” ungkap Anwar.

Lebih lanjut, Pemkab Bireuen di bawah kepemimpinan Mukhlis menegaskan akan terus meningkatkan dukungan terhadap dayah, baik dalam bentuk bantuan kesejahteraan, pembangunan infrastruktur, maupun program pemberdayaan berbasis kemandirian.

Komitmen ini menjadi bagian dari visi besar menjadikan Bireuen sebagai Kota Santri yang tangguh, tidak hanya dalam aspek pendidikan, tetapi juga dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam.

Dengan penyaluran insentif ini, diharapkan para pimpinan dan guru dayah dapat menyambut Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan, sekaligus semakin termotivasi dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing tinggi. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar